Langsung ke konten utama

5) Apel



   Apel sangat kaya dengan zat antioksidan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Apel juga sangat kaya akan vitamin C sehingga dapat membantu tubuh dalam melawan penyakit dari luar.
Buah apel mempunyai tekstur yang lembut dan renyah, bertepung, memiliki aroma yang harum dan daging buah yang tebal serta mempunyai rasa yang manis atau manis agak asam. Kandungan vitamin C dalam apel berguna untuk pembentukan tulang dan gigi. Selain itu, buah apel juga berkhasiat mengatasi gangguan pencernaan karena di dalam buah apel terkandung serat yang larut dalam air (pektin).
Khasiat buah apel yang lain antara lain : mematikan virus infeksi, mencegah sembelit dan menambah serta meningkatkan energi vital.
Ada enam fakta yang dimiliki buah apel, antara lain sebagai berikut :
  • Apel berwarna merah baik untuk jantung, kemampuan berpikir, membantu menurunkan risiko penyakit kanker, dan menjaga kadar urine agar tubuh tetap sehat. Apel mengandung vitamin C dan B, antioksidan, serta kandungan phenol yang penting bagi tubuh. Kombinasi tersebut bisa membantu menurunkan risiko kanker usus dan kanker paru-paru, penyakit jantung, serta kolesterol.
  • Apel berwarna kuning baik untuk jantung dan mata, sistem kekebalan tubuh, dan membantu menurunkan risiko penyakit kanker.
  • Apel warna hijau memiliki manfaat untuk tulang dan gigi, menjernihkan penglihatan, dan mengandung antikanker.
  • Mengunyah apel bisa membantu membersihkan gigi dan menjaga kesehatan gusi.
  • Apel dapat membantu menyembuhkan kulit yang terbakar matahari dengan lebih cepat.
  • Ada begitu banyak nutrisi apel yang tersimpan di dalam atau di bawah kulit.



Buah apel yang berkualitas mempunyai ciri-ciri : buah terlihat segar, kulitnya mulus dan licin, warnanya cerah, tekstur buah lembut dan renyah, serta kondisi buah tidak rusak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://akcdn.detik.net.id Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa. Ada tiga gejala spesifik pada kanker getah bening (Limfoma) yaitu: 1. Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 oC. 2. Sering keringat malam. 3. Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan