Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jenis-Jenis Kanker

19. Sup sayur kuah tomat

Bahan: - 200 gr tomat, rendam air panas, kuliti - 150 gr gluten, rebus, potong dadu 1 cm - 50 gr kacang polong - 50 gr jagung pipil - 75 gr wortel, bentuk bunga - 1 sdm pasta tomat - 2 sdm saus tomat - 1 cm jahe, cincang - 500 ml kaldu vegetarian - 1/4 sdt lada - 1/2 sdt garam - 2 sdt tepung maizena, larutkan - 1 batang seledri, cincang - 1 sdm margarin untuk menumis Bahan kaldu vegetarian: - 200 gr bengkuang, kupas, potong 6 bagian - 200 gr wortel, kupas, potong 4 bagian - 2 batang daun seledri, potong 2 bagian - 2 buah jagung manis utuh, potong 3 bagian - 1/2 sdt lada - 1 sdt garam - 600 ml air Cara membuat: Buat kaldu vegetarian: rebus air bersama bengkuang, wortel, daun seledri, jagung manis, lada dan garam, masak dengan api kecil selama 30 menit, angkat, saring. Rendam tomat dalam air panas, diamkan sebentar, buang kulit ari dan isinya, potong tomat sebesar dadu 1 cm, sisihkan. Panaskan margarin, tumis jahe hingga harum, tuang kaldu, garam, lada, aduk, masak hingga mendidih, angka...

Akibat Kanker

Sumber Gambar : https://d1bpj0tv6vfxyp.cloudfront.net Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan sel-sel tubuh tidak normal yang berubah menjadi sel kanker dalam perkembangannya. Sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Sehingga dapat menyebabkan kematian. Kanker sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal atau abnormal yang bukan radang. Tumor dianggap lebih berbahaya dan ganas jika sel kanker berhasil menyebar ke seluruh tubuh dengan menggunakan darah atau sistem getah bening dan menghancurkan jaringan sehat dalam proses yang disebut invasi. Ketika tumor berhasil menyebar ke bagian lain dari tubuh dan tumbuh, menyerang dan menghancurkan jaringan sehat lainnya atau biasa disebut metastasis maka akan mengakibatkan kondisi serius yang sangat sulit untuk diobati. Sekarang ini, kanker banyak sekali mendapat perhatian medis maupun media karena pada saat ini penderita penyakit tersebut meni...

Penyebab Kanker

(Karsinogen Penyebab Kanker) Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut: A. Faktor keturunan Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.  B. Faktor Lingkungan Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru - paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih. Sinar Ultraviolet dari matahari. Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangk...

I. Kanker Leher Rahim

Sumber Gambar : https://infopublik.id Pada awalnya perjalanan penyakit dari kanker leher rahim dapat berupa pembakal kanker atau lesi prakanker. Perubahan prekanker ini biasanya tidak menimbulkan gejala dan tidak terdeteksi kecuali jika wanita tersebut men jalani pemeriksaan panggul atau pap smear. Gejala biasanya baru muncul ketika sel serviks yang abnormal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya. Pada saat ini dapat timbul gejala seperti gangguan menstruasi, pendarahan vagina, serta keputihan. Jika kanker berkembang makin lanjut maka dapat timbul gejala-gejala seperti berikut: Berkurangnya nafsu makan.  Penurunan berat badan.  Kelelahan. Nyeri panggul, punggung dan tungkai. Keluar air kemih dan tinja dari vagina. Patah tulang.  Pada fase invasif dapat keluar cairan berwarna kekuning-kuningan, berbau dan dapat bercampur dengan darah.  Timbul gejala-gejala anemia bila terjadi perdarahan kronis.  Pada stadium lanjut, badan menjadi kurus keri...

H. Kanker Payudara

Sumber Gambar : https://i0.wp.com/images-prod.healthline.com Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Gejala-gejala yang menandakan adanya serangan kanker yang umum dapat dilihat dan dirasakan adalah sebagai berikut: Timbul benjolan pada payudara yang dapat diraba dengan tangan, makin lama benjolan ini makin mengeras dan bentuknya tidak beraturan. Bentuk, ukuran atau berat salah satu payudara berubah. Timbul benjolan kecil di bawah ketiak. Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari puting susu. Kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk. Bentuk atau arah puting berubah, misalnya puting susu tertekan ke dalam.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://akcdn.detik.net.id Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa. Ada tiga gejala spesifik pada kanker getah bening (Limfoma) yaitu: 1. Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 oC. 2. Sering keringat malam. 3. Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan

F. Kanker Prostat

Sumber Gambar : data:image/jpeg;base64 Ternyata, masturbasi yang dilakukan pria di usia muda dan belum menikah dapat membahayakan kesehatan mereka. Dalam penelitian terbaru yang dilakukan Universitas Nottingham, Inggris menemukan, bahwa pria berusia antara 20 hingga 30 tahun yang sering dan rutin bermasturbasi memiliki risiko terkena kanker prostat. Uniknya, dari penelitian tersebut juga ditemukan, bagi pria usia 40-50 tahun yang kehidupan seksualnya aktif dapat terlindungi dari penyakit tersebut. Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di kelenjar prostat. Hal itu terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang.  Ada pun beberapa gejala-gejala kanker prostat di antaranya adalah : 1. Menimbulkan rasa sakit. 2. Kesulitan buang air kecil. 3. Disfungsi ereksi.

E. Kanker Paru-paru

Sumber Gambar : https://img.beritasatu.com Gejala pada kanker paru umumnya tidak terlalu kentara. Sehingga kebanyakan penderita kanker paru mencari bantuan medis yang telah berada dalam stadium lanjut. Kasus-kasus stadium dini/awal sering ditemukan tanpa sengaja ketika seseorang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Gejala paling umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah: 1. Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat. 2. Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak. 3. Napas sesak dan pendek-pendek. 4. Sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas. 5. Kelelahan kronis. 6. Kehilangan selera makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas. 7. Suara serak/parau. 8. Pembengkakan di wajah atau leher.

I. Kanker Leher Rahim

Sumber Gambar : https://oss.mommyasia.id Pada awalnya perjalanan penyakit dari kanker leher rahim dapat berupa pembakal kanker atau lesi prakanker. Perubahan prekanker ini biasanya tidak menimbulkan gejala dan tidak terdeteksi kecuali jika wanita tersebut men jalani pemeriksaan panggul atau pap smear. Gejala biasanya baru muncul ketika sel serviks yang abnormal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya. Pada saat ini dapat timbul gejala seperti gangguan menstruasi, pendarahan vagina, serta keputihan. Jika kanker berkembang makin lanjut maka dapat timbul gejala-gejala seperti berikut: Berkurangnya nafsu makan.  Penurunan berat badan.  Kelelahan. Nyeri panggul, punggung dan tungkai. Keluar air kemih dan tinja dari vagina. Patah tulang.  Pada fase invasif dapat keluar cairan berwarna kekuning-kuningan, berbau dan dapat bercampur dengan darah.  Timbul gejala-gejala anemia bila terjadi perdarahan kronis.  Pada stadium lanjut, badan menjadi kurus k...

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

F. Kanker Prostat

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+prostat&tbm Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan lymph node. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi erektil dan gejala lainnya. Jumlah kanker prostat sangat bervariasi di dunia. Namun jarang terjadi di Asia Timur dan Selatan; sering terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Menurut American Cancer Society, kanker prostat paling jarang di pria Asia dan paling sering terjadi di orang hitam, dan orang Eropa di tengahnya.

E. Kanker Paru-paru

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+paru&tbm Penyakit Kanker Paru-paru tergolong dalam penyakit kanker yang mematikan, baik bagi pria maupun wanita. Dibandingkan dengan jenis penyakit kanker lainnya, seperti kanker prostat, kanker usus, dan kanker payudara, penyakit kanker paru-paru dewasa ini cenderung lebih cepat meningkat perkembangannya. Penyakit kanker paru-paru adalah sebuah bentuk perkembangan sell yang sangat cepat (abnormal) di dalam jaringan paru yang disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan sell atau ekspansi dari sell itu sendiri. Jika dibiarkan pertumbuhan yang abnormal ini dapat menyebar ke organ lain, baik yang dekat dengan paru maupun yang jauh misalnya tulang, hati, atau otak. Penyakit kanker paru-paru lebih banyak disebabkan oleh merokok (87%), sedangkan sisanya disebabkan oleh zat asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan kanker paru-paru, meskipun biasanya hanya terjadi pad...

D. Kanker Pankreas

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+pankreas&tbm Kanker pankreas sulit didiagnosis pada stadium awal karena hampir tanpa gejala, sedangkan pengamatan fisik dan tes darah seringkali menunjukkan hasil normal. Penderita kanker pankreas biasanya hanya menunjukkan gejala umum seperti demam tinggi, berat badan turun, serta sakit perut. Bila kanker menyebar, sakit berkembang di bagian perut atas dan kadang ke punggung. Saat makan atau berbaring tambah sakit. Karena itu, penderita akan mual, kehilangan nafsu makan, kehilangan berat badan, dan lemah. Selain itu, karena kanker di kepala pankreas bisa berhubungan dengan pembuangan pada empedu (cairan pencernaan yang dihasilkan oleh hati) ke dalam usus kecil, jaundice (perubahan warna kuning pada kulit dan warna putih pada mata) yang disebabkan penyumbatan aliran empedu biasanya menjadi gejala awal. Jaundice itu disertai rasa gatal di seluruh tubuh akibat penyimpanan kristal garam empedu di bawah kulit. Muntah bisa diakibatk...

C. Leukemia (kanker darah)

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+darah&safe Perkembangan leukemia atau kanker darah sekarang ini belum dapat dideteksi secara dini dan penyebabnya belum bisa di deteksi. Penyait ini merupakan kanker yang mematikan dan belum bisa dicegah dan cara penyembuhannya pun masih menjadi bahan perdebatan. Ada beberapa zat dan bahan penyebab yang bisa menimbulkan kanker, makanya berhati-hatilah mengkonsumsi makanan dan minuman menggunakan zat pewarna. Ada juga beberapa jenis makanan yang cukup akrab dalam keseharian masyarakat diduga dapat menjadi pemicu timbulnya kanker darah seperti ikan asin, ikan teri, oncom dan tempoyak. Kanker darah adalah suatu penyakit proliferasi neoplastik yang sangat cepat dan progresif, yang ditandai oleh proliferasi abnormal dari sel-sel hematopoitik yang menyebabkan infiltrasi yang progresif pada sumsum tulang. Proses diferensiasi dari sel-sel leukemia ini biasanya tidak matang. Akumulasi sel abnormal dari sel blast jenis tertentu akan meni...

B. Kanker Kolon

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+kolon&tbm Kanker kolon dan rektum adalah kanker yang menyerang usus besar dan rektum. Penyakit ini adalah kanker peringkat 2 yang mematikan. Usus besar adalah bagian dari sistem pencernaan. Sebagaimana kita ketahui sistem pencernaan dimulai dari mulut, lalu kerongkongan (esofagus), lambung, usus halus (duodenum, yeyunum, ileum), usus besar (kolon), rektum dan berakhir di dubur. Usus besar terdiri dari kolon dan rektum. Kolon atau usus besar adalah bagian usus sesudah usus halus, terdiri dari kolon sebelah kanan (kolon asenden), kolon sebelah tengah atas (kolon transversum) dan kolon sebelah kiri (kolon desenden). Setelah kolon, barulah rektum yang merupakan saluran di atas dubur. Bagian kolon yang berhubungan dengan usus halus disebut caecum, sedangkan bagian kolon yang berhubungan dengan rektum disebut kolon sigmoid. Kanker kolon sebagaimana sifat kanker lainnya, memiliki sifat dapat tumbuh dengan relatif cepat. Dapat meny...

A. Kanker Kandung Kemih

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+kandung+kemih&tbm Kanker kandung kemih me¬nempati peringkat kesembilan di antara serangan kanker yang pa¬ling umum terjadi di dunia. Pada 1990, dilaporkan ada 260 ribu kasus baru. Di antara jumlah itu, 115 ribu pasien meninggal akibat kanker kandung kemih. DI Indonesia, kasus kanker baru cukup tinggi. Di bidang urologi, kanker kandung kemih atau buli-buli menduduki peringkat kedua setelah kanker prostat. Namun, jika dibandingkan dengan kanker yang lain pada pria, kanker kandung kemih berada di pe¬ringkat keenam setelah kanker paru, tenggorokan, dan usus. Penyebab pasti kanker kandung kemih belum diketahui. Namun, seperti layaknya kanker, mereka yang mempunyai keluarga dengan riwayat kanker berisiko lebih tinggi. Faktor risiko yang lain meliputi usia. Risiko terjadinya kanker kandung kemih meningkat sejalan dengan pertambahan usia. Kebiasaan merokok serta paparan bahan-bahan karsinogenik (penyebab kanker) merupakan faktor risiko...