Langsung ke konten utama

9) Jambu biji


Sumber Gambar : https://www.google.co.id/

Jambu biji ( Psidium guajava ) atau guava dalam bahasa Inggris adalah buah yang dikenal di mana-mana. Selain karena aroma dan rasanya yang khas, buah yang banyak ditanam di negara-negara tropis ini juga mengandung vitamin dan zat yang penting bagi tubuh manusia.

Jambu biji kaya akan beta karoten sebagai antioksidan yang membantu mempertahankan kondisi kulit. Selain sebagai antioksidan yang dapat menghentikan reaksi berantai pembentukan radikal bebas dalam tubuh, vitamin C juga bisa membantu mencegah sariawan, gusi bengkak, gusi berdarah, tanggalnya gigi, serta penyembuhan luka.



Jambu biji mempunyai kandungan vitamin C yang lebih besar dari buah jeruk. Selain itu, jambu biji kaya akan serat yang larut dalam air. Daging buah jambu biji ada yang berwarna merah dan putih, aromanya harum, dan berasa manis sepat.

Jambu biji berkhasiat untuk membantu penyembuhan demam berdarah, mengobati asma, menghentikan diare, memperlancar pencernaan, mencegah sariawan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengobati flu serta asma.

Manfaat lain dari jambu biji adalah sebagai berikut : 
  • Mengonsumsi jambu biji atau minum jus jambu biji secara teratur akan membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung
  • Vitamin C dalam jambu biji membuat penyerapan vitamin E menjadi jauh lebih efektif dalam mengurangi oksidasi kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL yang baik
  • Tingginya kandungan vitamin A dalam jambu biji memainkan peran penting dalam menjaga kualitas dan kesehatan penglihatan, kesehatan kulit, kesehatan gigi, kesehatan tulang, dan selaput lendir.
  • Mengunyah jambu biji juga memasok jumlah folat dalam tubuh. Para folat mineral dikenal baik untuk kesuburan.
  • Mengonsumsi jambu biji secara berkala juga bisa membantu menjaga kulit karena vitamin E yang terkandung di dalamnya. Kesehatan kulit dapat terjaga karena jambu biji dan vitamin di dalamnya mengandung antioksidan.
  • Vitamin B dalam jambu biji memainkan peranan penting dalam fungsi otak. Jambu biji kaya akan vitamin B3 dan B6. Vitamin B3 dikenal juga sebagai niasin yang bisa merangsang fungsi otak dan meningkatkan aliran darah. Sedangkan vitamin B6 atau yang juga dikenal dengan pyridoxine adalah nutrisi penting untuk otak dan fungsi syaraf.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://akcdn.detik.net.id Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa. Ada tiga gejala spesifik pada kanker getah bening (Limfoma) yaitu: 1. Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 oC. 2. Sering keringat malam. 3. Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan