Langsung ke konten utama

1. Bayam



Sayuran berwarna hijau ini mengandung vitamin A (dalam bentuk betakaroten) yang tinggi, yakni 1872 mikrogram/100 gram. Selain itu, bayam juga kaya vitamin B, vitamin C, asam folat, serta mineral kalsium, fosfor, mangan, dan zat besi.



Bayam merah juga merupakan sumber vitamin dan mineral  terutama kalsium. Dalam 100 gram bayam merah, terdapat 368 miligram kalsium. Selain itu, bayam merah juga kaya akan fosfor dan zat besi, serta vitamin A, B1 (tiamin) dan vitamin C.



Mengonsumsi bayam dapat meningkatkan asupan zat besi yang bermanfaat menunjang kemampuan daya ingat. Hal ini disebabkan zat besi membantu menggiatkan aktivitas zat penghantar saraf dalam otak.

Bayam yang baik adalah bayam yang baru dipetik dan terlihat segar, tidak terdapat bercak-bercak hitam. Bayam mempunyai khasiat dapat mencegah anemia, sembelit, menjaga kesehatan mata dan meningkatkan stamina tubuh.



Sayur bayam kaya akan zat nitrat (NO3) yang sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, namun apabila dipanaskan secara berulang akan berubah menjadi zat nitrit (NO2) yang bersifat racun bagi tubuh manusia. Oleh karena itu, sayur bayam yang telah dimasak jangan dipanaskan ulang. Selain itu, jangan terlalu lama menyimpan sayur bayam mentah dalam kulkas dan jangan mengkonsumsi bayam setelah dimasak lebih dari 6 jam karena zat besinya sudah rusak. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://akcdn.detik.net.id Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa. Ada tiga gejala spesifik pada kanker getah bening (Limfoma) yaitu: 1. Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 oC. 2. Sering keringat malam. 3. Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan