Langsung ke konten utama

13. Kentang




Kentang diyakini mengandung vitamin seperti vitamin B1, B2, niacin, dan bahkan vitamin C. Sebelum membuat jus kentang, perhatikan dulu kentang yang Anda pilih. Bagian yang mengalami perubahan warna menjadi hijau sebaiknya dibuang karena mungkin mengandung racun yang disebut solanine. Ada baiknya juga membuang tunas-tunas yang mungkin sudah mulai muncul.




Kulit kentang kaya akan kalium. Karena itu, makanan ini bisa langsung dikonsumsi setelah direbus tanpa mengupas kulitnya. Sayuran ini juga diyakini bagus untuk kesehatan kardiovaskular. Di sisi lain, jus kentang
juga bisa mengatasi masalah di usus halus dan lambung. Selain itu, jus kentang juga bagus bagi Anda yang mengalami masalah konstipasi dan wasir. Karena kentang juga mengandung soda dan kalium karbonat, maka bisa mencegah peningkatan keasaman (acidosis) dan menjaga agar tubuh tetap bersifat alkali.




Di samping itu, karena kandungan kentang juga diyakini bisa membantu mengeluarkan uric acid dari tubuh, maka kentang juga bagus bagi penderita encok. Kentang dan jus kentang juga terlihat bagus dalam mengatasi berbagai masalah kulit, khususnya eksem. Karena itu, jus kentang bisa juga diminum atau dioleskan ke bagian kulit yang bermasalah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

20. Daun Saga, Kayu Manis, Lidah Buaya, dan Kunyit

Daun Saga Kayu Manis Lidah Buaya Kunyit Bahan: - 5 gram daun saga kering - 5 gram kayu manis kering - 100 gram lidah buaya - 5 gram rimpang kunyit Cara Meramu: 1. Rebus semua bahan dengan 800 ml air hingga tersisa 400 ml. 2. Setelah dingin saring dan minum dua kali sehari sehabis makan.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun.