Langsung ke konten utama

15. Buncis




Buncis adalah sayuran berwarna hijau yang dalam 100 gram-nya mempunyai komposisi karbohidrat 7,81%, lemak 0,28%, protein 1,77%, serat kasar 2,07%, dan kadar abu 0,32%. Berdasarkan penelitian, buncis mengandung zat yang dinamakan B-sitosterol dan stigma sterol, yang berfungsi meningkatkan produksi insulin dalam tubuh. Kedua zat tersebut mampu merangsang pankreas meningkatkan produksi insulin.

Insulin adalah hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh pankreas, namun bagi penderita kencing manis, pankreas hanya mampu menghasilkan sedikit insulin, atau bahkan tidak sama sekali. Dengan mengonsumsi buncis dalam keadaan mentah sebagai lalapan, diharapkan pankreas penderita kencing manis dapat menghasilkan insulin yang dapat mengontrol kadar gula dalam darah.



Beberapa manfaat dan khasiat buncis untuk kesehatan lainnya diantaranya melancarkan sistem pencernaan, mencegah konstipasi, menstimulasi sistem kekebalan tubuh secara alami, menetralkan gula darah, mengobati tukak lambung, mencegah kanker usus besar, dan memperkecil resiko terkena kanker ganas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://akcdn.detik.net.id Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa. Ada tiga gejala spesifik pada kanker getah bening (Limfoma) yaitu: 1. Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 oC. 2. Sering keringat malam. 3. Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan