Langsung ke konten utama

Trik Membuat Jus Yang Lezat, Sehat, Dan Berkualitas

Membuat jus tidak hanya dengan memotong buah atau sayur kemudian dihaluskan dengan blender saja. Namun, ada beberapa trik khusus yang harus diperhatikan agar jus terlihat cantik dan rasanya lezat sehingga menambah selera bagi penikmat jus. Agar jus buah-buahan dan sayuran yang Anda buat lebih lezat dan berkualitas, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebagai berikut. 

Ø   Kualitas Bahan   
Untuk memperoleh jus yang lezat dan berkualitas, pilihlah buah-buahan yang matang dan segar. Sedangkan untuk sayuran, pilihlah yang masih segar atau baru saja dipetik.
Ø   Variasi Bahan 
Agar jus menjadi lebih nikmat dan mempunyai aroma yang warna-warni serta kandungan gizi yang komplit, Anda bisa mengkombinasikan buah-buahan atau sayuran yang berbeda warna.

Ø    Penambahan Air Jeruk 
Agar jus memberikan sensasi rasa asam yang segar, Anda dapat menambahkan beberapa sendok makan air perasan jeruk lemon. Tambahkan air perasan jeruk lemon tersebut pada saat di blender sehingga aroma dan rasanya bisa merata. Selain itu, air jeruk lemon juga dapat menghilangkan bau yang kurang enak pada beberapa jenis buah-buahan maupun sayuran tertentu. 
Ø    Pentingnya kualitas jus 
jus mentah merupakan kualitas tertinggi setelah jus tersebut diproduksi oleh juicer Anda. Namun, karena jadwal sibuk kita, kadang kita ingin membuat jus ekstra dan menyimpannya dalam sebuah wadah semacam tempat minuman yang dapat diminum kemudian. Namun, kualitas jus akan menurun atau berkurang nilai gizinya selama 2 – 3 hari.
Berikut ini beberapa hal yang dapat mempengaruhi kualitas jus : 

1)  Panas 
Panas dapat mempengaruhi jus terutama dapat menyebabkan deaktivasi enzim. Penonaktifan enzim hanya terjadi ketika suhu melebihi 118 derajat Fahrenheit. Selain panas, ada komponen waktu yang terkait dengan penonaktifan enzim. 

2)  Oksidasi 
Oksidasi terjadi ketika Anda memecahkan dinding sel terbuka dari produk dan terekspos terhadap oksigen. Oksidasi terjadi ketika Anda memotong terbuka apel dan ternyata coklat. Secara umum, oksidasi tidak mempengaruhi kualitas jus. Banyak dari nutrisi dalam jus tidak terpengaruh oleh oksidasi, tapi ada pula yang dapat terpengaruh. Oksidasi adalah proses alami. Salah satu cara untuk meminimalkan oksidasi yaitu dengan mengonsumsi jus langsung setelah dibuat. 
Selain itu untuk meningkatkan kualitas jus dari juicer yang Anda buat, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan sebagai berikut. Mulailah dengan yang paling dingin. Atur kulkas Anda lebih dingin sedikit.
 Jangan terlalu membebani juicer! Gunakan dalam memproduksi sedikit demi sedikit. Biarkan bekerja sendiri dari juicer sebelum menambahkan lebih.. Overloading akan menyebabkan juicer untuk bekerja lebih keras, menyebabkan gesekan berlebih dan menghasilkan panas. 
  • Sementara dilakukan proses jus, sesekali tambahkan es batu. Hal ini akan membantu untuk mengurangi suhu pisau / bor dan jus. Hal ini juga akan mencairkan jus.
  • Pastikan untuk memeriksa pisau pemotong (di Juicer sentrifugal) atau cutter (di juicer Champion). Pisau tumpul tidak dapat memotong, dan dengan demikian akan menyebabkan gesekan yang berlebihan, yang menghasilkan panas.
  • "Juice dalam batch kecil, bukan "maraton jus". Semakin lama juicer berjalan, dapat menyebabkan panas
  • Mulailah dengan membuat jus dengan kualitas terbaik. Dalam beberapa penelitian, tanaman organik telah terbukti lebih tinggi mengandung beberapa vitamin, mineral esensial dan fitonutrien.

Ø   Teknik Pembuatan 
Buatlah jus buah atau sayuran tanpa menggunakan es batu. Jus akan lebih nikmat dan segar jika tanpa menggunakan es batu tetapi dengan mendinginkannya hasil jus dalam kulkas. 
Ø   Penambahan Hiasan 
Untuk mempercantik tampilan jus yang Anda buat, tambahkan beberapa hiasan seperti potongan buah-buahan diatasnya. 
Ø   Penyajian 
Untuk menjaga kandungan vitamin C dalam jus terjaga dengan baik, sajikan jus dalam keadaan dingin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://akcdn.detik.net.id Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa. Ada tiga gejala spesifik pada kanker getah bening (Limfoma) yaitu: 1. Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 oC. 2. Sering keringat malam. 3. Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan