Langsung ke konten utama

B. Kanker Kolon

Sumber Gambar : https://www.deherba.com


Mula-mula gejalanya tidak jelas, seperti berat badan menurun (sebagai gejala umum keganasan) dan kelelahan yang tidak jelas sebabnya. Setelah berlangsung beberapa waktu barulah muncul gejala-gejala lain yang berhubungan dengan keberadaan tumor dalam ukuran yang bermakna di usus besar. Makin dekat lokasi tumor dengan anus biasanya gejalanya makin banyak. Bila kita berbicara tentang gejala tumor usus besar, gejala tersebut terbagi tiga, yaitu gejala lokal, gejala umum, dan gejala penyebaran (metastasis).

1. Gejala lokalnya adalah:

a. Perubahan kebiasaan buang air 

  1. Perubahan frekuensi buang air, berkurang (konstipasi) atau bertambah (diare).
  2. Sensasi seperti belum selesai buang air, (masih ingin  tapi sudah tidak bisa keluar) dan perubahan diameter serta ukuran kotoran (feses). Keduanya adalah ciri khas dari kanker kolorektal.
  3. Perubahan wujud fisik kotoran/feses.

  • Feses bercampur darah atau keluar darah dari lubang pembuangan saat buang air besar.
  • Feses bercampur lendir.
  • Feses berwarna kehitaman, biasanya berhubungan dengan terjadinya perdarahan di saluran pencernaan bagian atas.
  • Timbul rasa nyeri disertai mual dan muntah saat buang air besar, terjadi akibat sumbatan saluran pembuangan kotoran oleh massa tumor.
  • Adanya benjolan pada perut yang mungkin dirasakan oleh penderita.
  • Timbul gejala-gejala lainnya di sekitar lokasi tumor, karena kanker dapat tumbuh mengenai organ dan jaringan sekitar tumor tersebut, seperti kandung kemih (timbul darah pada air seni, timbul gelembung udara, dan lain-lain), vagina (keputihan yang berbau, muncul lendir berlebihan, dan lain-lain). Gejala-gejala ini terjadi belakangan, menunjukkan semakin besar tumor dan semakin luas penyebarannya

2. Gejala umumnya adalah:

  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas (ini adalah gejala yang paling umum di semua jenis keganasan)
  • Hilangnya nafsu makan
  • Anemia, pasien tampak pucat
  • Sering merasa lelah
  • Kadang-kadang mengalami sensasi seperti melayang

3. Gejala penyebarannya adalah:

  • Penyebaran ke Hati, menimbulkan gejala: 

  1. Penderita tampak kuning.
  2. Nyeri pada perut, lebih sering pada bagian kanan atas sekitar lokasi hati.
  3. Pembesaran hati, biasa tampak pada pemeriksaan fisik oleh dokter.

  • Timbul suatu gejala lain yang disebut paraneoplastik, berhubungan dengan peningkatan kekentalan darah akibat penyebaran kanker.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

17. Sayur Bumbu Kare

Bahan: - 100 gram Wortel, rajang kasar/diagonal - 200 gram Kol - 125 gram Terong - 70 gram Buncis - 1 potong Tahu, potong dadu - ½ potong Tempe, potong dadu - 100 gram jamur Shiitake - 120 gram Butternut pumpkin, potong dadu - 120 gram kentang, potong dadu - 3 lembar Daun jeruk - 1 batang Sereh, memarkan - 2 sdt Gula pasir - 15 gram Asam Jawa - 2 gram Ketumbar, disangrai kemudian dimemarkan - Secukupnya Garam - Secukupnya Minyak Goreng Bumbu yang dihaluskan: - 150 gram Bawang putih - 100 gram Bawang merah - 50 gram Kencur - 35 gram Lengkuas - 150 gram Cabe merah besar - 30 gram Kemiri Cara Membuat: Haluskan bumbu, kemudian tumis hingga harum. Masukkan daun jeruk, sere, ketumbar, aduk beberapa saat. Masukkan santan dan air, aduk hingga bumbu tercampur rata dengan santan. Kemudian masukkan wortel, kol, terong, buncis, tahu, tempe, jamur shiitake, kentang, butternut pumpkin tambahkan garam dan gula, masak hingga sayuran empuk dan matang.

20. Daun Saga, Kayu Manis, Lidah Buaya, dan Kunyit

Daun Saga Kayu Manis Lidah Buaya Kunyit Bahan: - 5 gram daun saga kering - 5 gram kayu manis kering - 100 gram lidah buaya - 5 gram rimpang kunyit Cara Meramu: 1. Rebus semua bahan dengan 800 ml air hingga tersisa 400 ml. 2. Setelah dingin saring dan minum dua kali sehari sehabis makan.