Langsung ke konten utama

Pencegahan Kanker

(Sumber Gambar : https://res.cloudinary.com)


Mitos tentang kanker adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan penderitanya akan meninggal dalam waktu cepat adalah tidak benar. Menurut Dr. Sutjipto, ahli kanker Rumah Sakit Kanker Dharmais, kanker dapat dicegah dan dapat diobati. 

Pencegahan yang dianjurkan Dr. Sutjipto adalah, wanita yang sudah menikah dan melahirkan anak sebelum umur 35 tahun, serta menyusui sendiri bayinya memiliki resiko lebih kecil terkena kanker payudara, sedangkan untuk Pria, tidak merokok dan tidak mengonsumsi minuman alkohol dapat mengurangi resiko terkena kanker.

Belakang ini terutama di negara-negara maju, sudah banyak orang yang menerapkan perilaku hidup sehat seiring dengan gerakan pencegahan kanker. Berikut ini  langkah-langkah  yang dianjurkan untuk mencegah timbulnya kanker:

  1. Makan banyak sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu dan makanan yang banyak mengandung serat. Paling tidak satu atau dua kali sehari mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan.
  2. Hindari berat badan berlebihan atau kegemukan. Timbanglah berat badan 1 kali seminggu. Penelitian menunjukkan, akibat kegemukan, risiko terjadinya kanker lebih besar khususnya kanker payudara, rahim, usus besar, lambung, ginjal, serta kandung empedu.
  3. Kurangi terlalu banyak makanan gorengan dan juga yang mengandung protein dan lemak tinggi serta jeroan.
  4. Batasi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dan lama atau dengan pengolahan tertentu yang dapat menimbulkan prokarsinogen seperti makanan yang diasinkan, diasap, dibakar, dipanggang sampai keluar arang (gosong) . Makanan yang terbaik adalah makanan yang direbus.
  5. Hati-hati dengan penggunaaan pemanis buatan, pewarna makanan serta zat pengawet yang berlebihan. Makanan terbaik adalah makanan segar.
  6. Makanan dijaga kebersihannya, beraneka ragam, dan bebas dari zat cemaran lingkungan.
  7. Sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dan juga merokok
  8. Kegiatan fisik dengan olahraga secara teratur disertai kesehatan mental dan rohani merupakan bagian terpadu dalam upaya pencegahan penyakit kanker.  
  9. Minum jus buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Mencuci seluruh bagian dalam tubuh (inner body) dengan cairan kehidupan, artinya Anda butuh minum berbagai macam jenis jus. Misalnya wortel, seledri dan jus apel. Catatan: hanya satu gelas tidaklah cukup. 
  10. Konsumsi banyak buah-buahan segar. 
  11. Hindari semua jenis makanan yang dikalengkan.
  12. Hindari mengasingkan diri karena itu bisa membuat Anda menjadi depresi. Dengan berpikir positif dan mengingat bahwa kehidupan sangatlah berharga, Anda akan memiliki kekuatan untuk berjuang melawan Kanker.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

10. Jus Jambu Biji

Bahan: - 200 gram jambu biji, cuci bersih, buang bijinya, potong-potong - 100 ml air es Cara membuat: 1. Masukan jambu biji dan air ke dalam blender, haluskan. 2. Tuang ke dalam gelas. 3. Sajikan.

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=kanker+getah+bening&tbm Kanker Getah Bening atau limfoma adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang di segala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

G. Kanker Getah Bening

Sumber Gambar : https://akcdn.detik.net.id Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa. Ada tiga gejala spesifik pada kanker getah bening (Limfoma) yaitu: 1. Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 oC. 2. Sering keringat malam. 3. Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan